
Program yang kami perjuangkan selama beberapa tahun ini bisa menjadi kenyataan. PLPBK
(Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komuniatas)\ ,
bisa masuk di Kelurahan Sagerat.
PLPBK Penataan Lingkungan Berbasis Komunitas program yang menjadi andalan
di Kota Bitung dalam merubah wajah Kelurahan lewat perubahan perilaku.
Bersyukur wajah Sagerat bisa mendapatkan Program PLPBK, dengan Dana
Stimulan sebesar Rp. 1 M dari pusat dan Rp. 500 juta dalam bentukfisik dari
APBD Kota Bitung.
PLPBK telah menjadi buah bibir masyarakat bahkan banyak yang menanyakan seperti apa wajah program program ini. “ Apa dang yang torang mo beking di Sagerat lewat ini PLPBK?”, demikian ditanyakan Ketua LPM, Gabriel Ganda, SH saat pertemuan dengan TIPP (Tim Perencana Partisipatif), LKM dan Fasilitator. “Program ini, dari torang oleh torang dan untuk torang Pak, jadi apa yang akan torang beking adalah hasil Pemetaan Swadaya dan perencanaan dari masyarakat”, demikian dijelaskan oleh TAPP (Tenaga Ahli Perencanaan Partisipatif) Yufita Lengkey, ST, M.Eng.
PLPBK Sagerat, yang mengangkat konsep Agropolitan dan Agrowisata menjadi
harapan masyarakat untuk Sagerat yang lebih baik. Ketika ditanyakan penulis apa
yang bisa dilakukannya sebagai waga masyarakat sehubungan dengan program
ini Ketua TIPP mengatakan, “Sebisa
mungkin torang akan melakukan apa yang terbaik untuk membangun Kelurahan
Sagerat, apalagi dengan adanya Dana Stimulan ini, torang ini mengubah Sagerat lebih
baik lewat Penataan Lingkungan dan Perubahan Perilaku yang bertanggung jawab
dari masyarakat,” pungkasnya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar