Bitung,
19 Agustus 2011
Tulisan
ini dimuat di Web.P2kp.org.Cerita,
tangggal 24 Agustus 2011
Adalah
Deysi Kumenit (33 tahun), ibu muda
dengan 2 anak laki-laki usia SD, Ricky (11 tahun) dan Rian (7 tahun) yang bersuamikan
Jeffry Lontaan (46 tahun) yang melakoni perannya sebagai ibu rumah tangga
sekaligus petani kecil yang tinggal di Kelurahan Sagerat Kec. Matuari Kota
Bitung, SULUT.
Tahun
2008, sejak PNPM Mandiri Perkotaan masuk dan menggalang relawan dikelurahan
ini, Deysi sudah menjadi relawan yang aktif. Bahkan dalam setiap kesempatan
ketika ada jadwal pelatihan dikelurahan ini, Deysi tak pernah absen untuk
mengikuti. Tak heran, pengetahuannya mengenai substansi program, hampir
sebanding dengan fasilitator yang mendampingi kelurahan.
Seiring
jalannya waktu, ketika BLM masuk di Rekening LKM Nikita Waya Kelurahan Sagerat
Tahun 2009, KSM Pinasungkudan yang di ketuai oleh Deysi mendapatkan kepercayaan
oleh LKM untuk menangani kegiatan pembuatan drainase. Alhasil, pekerjaan mereka
tidak mengecewakan, walaupun Ketua, sekretaris dan bendahara KSM ini adalah
perempuan. Tidak juga terlalu mengherankan, karena Deysi banyak belajar dari
sang suami yang sehari-hari melakoni pekerjaannya sebagai Tukang Bangunan.
Banyak KSM yang merasa, bahwa membuat Laporan
Penggunaan Dana (LPD) untuk kegiatan Infrasruktur adalah pekerjaan yang cukup
sulit namun, tidak demikian bagi seorang Deysi yang begitu tekun dan terlatih
dalam pembuatan laporan ini. Daya tangkapnya sangat cepat, ketika
fasilitator-fasilitator memberikan bimbingan, sehingga nyaris semua KSM
Lingkungan, berguru padanya ketika harus membuat dan menyelesaikan LPD/LPJ.
Namun
ada hal yang membuat trenyuh, ibu muda Deysi yang pintar, berwawasan luas,
tekun dan peduli ini, bukanlah seseorang yang berpendidikan tinggi, bahkan saya
(fasilitator) berpikir dan bicara terus terang kepadanya bahwa kemampuan dia melebih tinggat pendidikannya, yang bahkan
tidak bisa mengambil ijasah SMP yang menjadi haknya, saat lulus sekolah dulu,
karena orang tuanya tak mampu menyediakan uang yang cukup untuk itu.
“Memang
Ibu Deysi, Aset kelurahan ini, karena dia mau dan mampu kemudian, kepeduliannya
telah teruji”. Ungkap Lurah Sagerat, Djonny Longdong, hal senada juga disampaikan, Hanie Ering,
Koordinator LKM, “Iya bu, susunan proposal kegiatan lingkungan saja dia hafal, format-format
yang lain orang ba tanya pa dia”.
Besar
harapan kami, banyak Deysi Deysi yang lain akan bermunculan seiring jalannya
pendampingan kami dan kehidupan ekonomi yang lebih baik menjadi masa depan
Deysi bersama keluarga.
Penulis: Dianne Deivie Dirk, SE.
(Bitung SULUT)
Contact
Person: Dianne Deivie Dirk
Hannie
Ering (Koordinator LKM Nikita Waya Sagerat-Bitung, SULUT
0813-40060350
KSM: Pinasungkudan
Biru, Ketua Deysi Kumenit